Jumat, 03 Mei 2013

Teknik Pernafasan

Setelah kita mempelajari teknik Kuda-Kuda, kali ini kita akan membahas mengenai teknik pernafasan.  Setiap perguruan Pencak Silat memiliki teknik pernafasan yang berbeda-beda, namun jika dilihat dari prinsip dasarnya adalah sama yaitu menggunakan Teknik Pernafasan Dada & Teknik Pernafasan Perut.

1. Teknik Pernafasan Dada
    Cara melakukannya adalah, pasang kuda-kuda tengah, kedua tangan dikepal dan diletakkan di pinggang. Tarik nafas melalui hidung kemudian tahan nafas di dada dengan cara menggeraskan otot-otot dibagian dada. Buang nafas melalui mulut dengan cara mendesis, tujuan dari mendesis ini adalah untuk menahan agar nafas keluar secara perlahan dan mengeluarkan energi yang ada di dalam tubuh kita.  Pernafasan dada berfungsi untuk mengatur emosi yang ada di dalam diri kita, selain itu pernafasan dada juga digunakan sebagai dasar untuk memecahkan benda keras.

2. Teknik Pernafasan Perut
    Pernafasan ini berbeda dengan pernafasan sebelumnya. Pada pernafasan ini nafas ditekan pada bagian perut, sehingga otot perut mengeras. Cara melakukannya adalah, tarik nafas melalui hidung,tahan nafas di perut dengan menggembungkan perut bagian bawah, sehingga jika ditekan dari depan perut tidak akan mengempes, untuk melepaskan nafas buang nafas melalui mulut dengan cara mendesis seperti pada pernafasan dada.  Pernafasan perut ini sangat penting dikuasai oleh semua pesilat, karena ini adalah pernafasan dasar dari semua pernafasan.

Selain 2 pernafasan diatas ada 2 pernafasan lagi yang tinggkatnya diatas Pernafasan Dada & Pernafasan Perut. (sebelum belajar pernafasan ini, wajib menguasai 2 pernafasan diatas).  Bagi yang sudah menguasai 2 pernafasan diatas, maka untuk menguasai pernafasan di bawah ini tidak terlalu sulit.

A. Pernafasan Ulu Hati
     Pernafasan ini sangat penting dikuasai, karena jika kita berhasil mengunci pernafasan ini, semua badan akan terasa kencang & keras. Pada pernafasan ini nafas dikunci di ulu hati, yaitu daerah antara dada dan perut. Jika kita berhasil mengunci nafas di ulu hati maka secara tidak langsung dada dan perut pun akan ikut mengunci dan terasa keras.

B. Pernafasan Dibawah Pusar
     Pada pernafasan ini nafas dikunci dibawah pusar (kandung kemih). Pernafasan ini berlawanan dengan pernafasan Dada, jika pernafasan dada berguna untuk meningkatkan emosi, maka pernafasan ini bertujuan untuk mengontrol emosi kita. Pada pernafasan ini daerah dibawah pusar ditekan keluar sehingga akan terasa keras. Pernafasan ini banyak manfaatnya seperti meningkatkan energi yang ada di dalam tubuh kita.

Bagi yang sudah menguasai pernafasan diatas, maka sudah layak untuk masuk ke materi selanjutnya.

Kamis, 02 Mei 2013

Teknik Kuda-Kuda

Ibarat membangun sebuah bangunan, kuda-kuda sama dengan pondasi awal dari bangunan tersebut, jika pondasi awal tidak kuat, maka bangunan tersebut dapat dipastikan tidak kuat.  Begitu juga dengan pencak silat, dasar dari ilmu beladiri asli Indonesia ini adalah kuda-kuda. Jika kuda-kuda dari seseorang tidak kuat, maka dipastikan orang tersebut kurang menguasai Pencak Silat.

Pada dasarnya kuda-kuda pencak silat terbagi menjadi 3 bagian.

1. Kuda-kuda Pengkang (kuda-kuda tengah)
    Sikap dimulai dengan badan menghadap kedepan, kedua kaki dibuka kesamping, tangan dikepal    dan diletakkan di pinggang.  Kuda-kuda ini digunakan untuk melatih pukulan dan juga melatih pernafasan, baik itu pernafasan perut atau pun pernafasan dada.

2. Kuda-kuda Kanan Depan
    Sikap dimulai dengan meletakkan kaki kanan dibagian depan. Kaki kanan yang diletakkan di  depan ditekuk pada bagian lutut, kemudian untuk kaki kiri diluruskan sehingga membentuk seperti huruf L terbalik.  Kuda-kuda ini bertujuan untuk melatih kekuatan otot paha dan otot kaki

3. Kuda-kuda Kiri Depan
    Sika ini hampir sama dengan Kuda-kuda no. 2, namun yang membedakan adalah kaki yang diletakkan di bagian depan adalah kaki kiri, sedangkan kaki kanan posisi lurus. Kuda-kuda ini bertujuan untuk melatih kekuatan otot paha dan otot kaki

Jika kita telah menguasai ketiga kuda-kuda diatas, maka sudah bisa dipastikan kita siap untuk melanjutkan ke latihan berikutnya.