Ibarat membangun sebuah bangunan, kuda-kuda sama dengan pondasi awal dari bangunan tersebut, jika pondasi awal tidak kuat, maka bangunan tersebut dapat dipastikan tidak kuat. Begitu juga dengan pencak silat, dasar dari ilmu beladiri asli Indonesia ini adalah kuda-kuda. Jika kuda-kuda dari seseorang tidak kuat, maka dipastikan orang tersebut kurang menguasai Pencak Silat.
Pada dasarnya kuda-kuda pencak silat terbagi menjadi 3 bagian.
1. Kuda-kuda Pengkang (kuda-kuda tengah)
Sikap dimulai dengan badan menghadap kedepan, kedua kaki dibuka kesamping, tangan dikepal dan diletakkan di pinggang. Kuda-kuda ini digunakan untuk melatih pukulan dan juga melatih pernafasan, baik itu pernafasan perut atau pun pernafasan dada.
2. Kuda-kuda Kanan Depan
Sikap dimulai dengan meletakkan kaki kanan dibagian depan. Kaki kanan yang diletakkan di depan ditekuk pada bagian lutut, kemudian untuk kaki kiri diluruskan sehingga membentuk seperti huruf L terbalik. Kuda-kuda ini bertujuan untuk melatih kekuatan otot paha dan otot kaki
3. Kuda-kuda Kiri Depan
Sika ini hampir sama dengan Kuda-kuda no. 2, namun yang membedakan adalah kaki yang diletakkan di bagian depan adalah kaki kiri, sedangkan kaki kanan posisi lurus. Kuda-kuda ini bertujuan untuk
melatih kekuatan otot paha dan otot kaki
Jika kita telah menguasai ketiga kuda-kuda diatas, maka sudah bisa dipastikan kita siap untuk melanjutkan ke latihan berikutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar